Munas X HKTI Penyatuan Dua Kubu Menjadi Satu, HKTI Kepri Sambut Gembira

Delegasi HKTI Kepri di dalam Munas X HKTI, Jakarta, 24-26 Juni 2025.

Jakarta, 25 Juni 2025.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Selasa (24/6/2925) membuka Kongres Tani RI dan Musyawarah Nasional (Munas) X Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di kantor Kementerian Pertanian. Agenda utama penyatuan dua kubu HKTI serta hampir dipastikan Ketua Umum HKTI akan dipimpin oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryanto.

HKTI Delegasi Kepri menyambut gembira penyatuan dua kubu ditandai dengan eksistensi kepengurusan yang mengakomodir kedua kubu sejak awal. ”Bersatunya dua kubu HKTI merupakan simbol penyatuan kembali dualisme organisasi. Pengukuhan persatuan ini akan ditandai dengan terpilihnya ketua umum HKTI terbaru demi terciptanya sinergi antara petani dalam menyongsong swasembada pangan Indonesia,” kata Andi Amran Sulaiman, 24/6/2025.

“Ini (penyatuan dua kubu serta bersatunya para pegiat pertanian) adalah momentum yang baik. Luar biasa hari ini kita dapat menyatukan HKTI. Dua menjadi satu. Jadi kita bersatu, Insyaallah ke depan, kita memilih ketua HKTI baru,” ujar Andi Amran. Peran HKTI, katanya, akan menjadi penting dalam mewujudkan empat program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pertanian, yakni swasembada pangan, hilirisasi pertanian, produksi biofuel dan makan bergizi gratis (MBG).

Ketua Umum DPN HKTI Fadli Zon bersama Ketua DPD HKTI Kepri Nyanyang Haris Pratamura,

Ketua HKTI Kepri Nyanyang Haris Pratamura hadir dalam Munas X HKTI di Jakarta. Wakil Gubernur Kepri itu menyambut gembira penyatuan dua kubu HKTI dan kompaknya para pegiat tani di Indonesia dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto. ”HKTI Kepri, sebagaimana disampaikan dalam rencana progam HKTI di Munas, akan fokus mendukung sektor yang menjadi prioritas Bapak Presiden ke depan. Saya mengakui pelaksanaan HKTI kali ini benar-benar kompak, solid, dan hadir dari berbagai wilayah,” kata Nyanyang.

HKTI di kepengurusan selama ini terdiri dari dua kubu, yakni HKTI di kubu Moldoko dan HKTI di kubu Fadli Zon. Ketua Umum HKTI Moeldoko menyambut baik wacana penyatuan itu. Ia menyerukan agar semua pihak mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan petani Indonesia. ”Saya mohon teman-teman sekalian, lepaskan itu (kepentingan pribadi). Untuk kepentingan petani, bukan untuk kepentingan diri kita,” kata Moeldoko sebagaimana dirilis oleh sejumlah media.

Moeldoko juga meyakinkan bahwa tidak ada pihak yang akan terpinggirkan dalam proses penyatuan ini. Ia memastikan seluruh anggota yang berkinerja dan bersemangat membangun HKTI akan dilibatkan. ”Enggak usah khawatir. Teman-teman yang punya kinerja, punya semangat untuk membangun HKTI, semuanya nantinya akan terlibat,” kata Moeldoko.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, calon tunggal Ketua Umum DPN HKTI.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Fadli Zon, menyatakan bahwa Munas HKTI merupakan momentum strategis bagi petani Indonesia untuk konsolidasi organisasi dan memperkuat Swasembada Pangan. ”Melalui Munas ini, HKTI berkomitmen mendukung program pemerintah mencapai Swasembada Pangan yang berkelanjutan,” ujar Ketua Umum HKTI, dalam pembukaan Kongres Tani dan Munas X HKTI di Auditorium Kantor Kementerian Pertanian, Selasa, 24/6/2025.

Dimpimpin Wamen Pertanian Sudaryono

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Fadli Zon, dalam sambutannya telah menyebut nama Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang akan menggantikan dirinya sebagai ketua umum HKTI. Pernyataan itu telah diperkuat oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam jumpa pers, Selasa, 24/6/2025. Dalam Munas X HKTI yang juga dihadiri oleh HKTI Kepri, hampir dapat dipastikan Munas akan memilih Sudaryono secara aklamasi.

Acara pelaksanaan Munas X HKTI dilaksanakan di Kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Dalam Munas terungkap tidak ada calon lain yang muncul untuk bersaing dalam merebut jabatan Ketua Umum DPN HKTI. ”Saya juga berharap ke depan di bawah kepemimpinan baru, kita sudah sepakati yang paling cocok, kalau ini dari saya bukan kampanye, tetapi kelihatannya tidak ada yang menjadi penantangnya, calon ketua umum kita adalah Bapak Sudaryono,” kata Fadli.

Fadli menuturkan, Ketua Umum HKTI mendatang memiliki kedekatan langsung dengan Kementerian Pertanian, sehingga bisa memperkuat sinergi kelembagaan. ”Artinya Ketua Umum HKTI diperintah oleh pimpinan di kementerian. Ada Mentan yang sangat mendukung dan ada Wamentan yang sekaligus. Saya sudah cukup menjadi Ketua Umum HKTI dua periode. Ini adalah masanya untuk melanjutkan estafet kepada generasi yang lebih muda,” ucapnya.

Sejumlah tokoh hadir dalam pembukaan Munas ke-X ini di antaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy; Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi; Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria; dan beberapa anggota DPR RI. Para peserta dan peninjau Munas X HKTI diperkirakan mencapai 1.000 peserta dan peninjau dari 35 Provinsi seluruh Indonesia.

Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *